Minyak Cold Pressed Green Tosca

Produk Minyak Masak Terbaik Dari New Zealand dan Australia

minyak green tosca terbaik

Breaking

Tampilkan postingan dengan label avocado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label avocado. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 November 2023

November 07, 2023

Dengan Logo HCS Yang Diberikan Pemerintah Singapore, GREEN TOSCA Avocado Oil Diakui Lebih Sehat Untuk Mendukung Kesehatan Anda


Green Tosca Cold Pressed Avocado Oil telah terdaftar sebagai salah satu produk unggulan di Singapore yang direkomendasikan oleh Healthier Choice Board  Singapore dan berhak untuk memasang logo HCS di labelnya dalam kategori Lower in Saturated Fat (kandungan lemak jenuh yang rendah). Kandungan lemak jenuh yang rendah ini membuat Green Tosca Avocado Oil sangat menyehatkan untuk berbagai kebutuhan kuliner. HCS diperkenalkan pada tahun 1998 untuk membuat pelabelan nutrisi menjadi lebih kemprehensif sehingga dapat memandu konsumen dalam membeli bahan makanan. HCS diberikan  kepada produk makanan yang memenuhi kriteria nutrisi HCS yang dikeluarkan oleh HPB (Health Promotion Board). 

 
HPB sendiri merupakan organisasi yang dibentuk oleh Pemerintah Singapore untuk mempromosikan gaya hidup sehat kepada masyarakat. Program promosi kesehatan yang diadakan oleh HPB bertujuan untuk melibatkan dan memberdayakan individu dan masyarakat agar memilih gaya hidup sehat, dan melakukan perubahan yang dapat mengurangi risiko berkembangnya penyakit kronis dan penyakit lainnya.  Didefinisikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), promosi kesehatan bertujuan untuk memungkinkan masyarakat agar dapat meningkatkan kendali atas kesehatan mereka sendiri. Tidak semua produk makanan dan minuman boleh memasang logo HCS di kemasannya. Produk yang ingin memasang logo HCS di kemasannya harus mengajukan permohonan kepada HPB dengan melampirkan laporan analiasa nutrisi produk yang bersangkutan. Laporan analisa produk tersebut harus diperoleh dari laboratorium independent yang terakreditasi dengan menggunakan metode yang disetujui. 

Jika produk tersebut telah memenuhi syarat, produsen harus menandatangani perjanjian lisensi dengan HPB dan logo yang akan dipasang pada kemasan produk harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh HPB.

Produk yang memiliki logo HCS lebih menyehatkan dibandingkan dengan produk sejenis dalam kategori produk yang sama  karena beberapa keunggulan :

  •   Lebih rendah  natrium
  •   Lebih rendah lemak jenuh
  •   Lebih rendah gula
  •   Bebas lemak trans
  •   Lebih tinggi kalsium
  •   Lebih tinggi serat makanan dan biji-bijian
Produk Green Tosca Cold Pressed Oil yang mengusung HCS  mengandung setidaknya 25% lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan produk serupa dalam kategori makanan yang sama. Lemak jenuh cenderung meningkatkan kolesterol darah total dan lipoprotein densitas rendah (LDL). Kadar LDL yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke sehingga untuk pemakaian sehari-hari produk minyak dengan kandungan lemak jenuh rendah seperti Green Tosca Cold Pressed Avocado Oil sangat direkomendasikan untuk mendukung kesehatan jantung.

Hasil Analisa lab independent di Indonesia menunjukkan bahwa Green Tosca Cold Pressed Avocado Oil mengandung lemak jenuh hanya sebesar 15%, kandungan lemak tidak jenuh tunggalnya (MUFA) sebesar 73%, serta lemak jenuh jamak (PUFA) yang terkandung didalamnya sebesar 11%. Tingginya lemak tidak jenuh esensial (MUFA dan PUFA) juga turut berkontribusi dalam  mendukung metabolisme dan  mengrangi risiko berbagai penyakit degeneratif.

Green Tosca Cold Pressed Avocado Oil diekstraksi dengan metode extra virgin dan diproses dengan suhu rendah (cold pressed). Metode perolehan minyak ini dikenal menghasilkan produk minyak dengan kandungan nutrisi dan senyawa fotokimia lebih tinggi dibandingkan dengan metode lain sehingga lebih menyehatkan untuk dikonsumsi setiap hari.

Selain vitamin larut lemak dan mineral, beberapa senyawa fitokimia yang terkandung dalam Green Tosca Cold Pressed Avocado Oil adalah lutein, zeaxanthin, dan betasitosterol. Lutein dan zeaxanthin adalah senyawa pigmen karotenoid yang memiliki sifat antioksidan kuat dan dalam tubuh banyak menumpuk pada retina mata. Konsumsi bahan pangan kaya kedua senyawa ini secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan mata dan mencegah terjadinya beberapa masalah penyakit mata seperti age macular degeneration, dan katarak. Hal ini sangat relevan di jaman sekarang dimana pemakaian produk-produk teknologi dengan layar LED yang intens terbukti mempercepat kerusakan mata, bahkan dimulai pada masa kanak-kanak.
 
Senyawa fitokimia lain yang terkandung dalam Green Tosca Cold Pressed Avocado Oil adalah betasitosterol. Senyawa ini memiliki manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan mekanisme menghambat penyerapan kolesterol jahat (LDL) oleh usus. Pada dasarnya struktur kolesterol dan betasitosterol adalah mirip, dan usus lebih memilih untuk menyerap betasitosterol dibandingkan kolesterol, sehingga kolesterol dalam tubuh akan perlahan-lahan berkurang.
Dengan melimpahnya kebaikan dan keunggulan Green Tosca Cold Pressed Avocado Oil  bagi kesehatan anda, serta adanya pengakuan manfaat kesehatan oleh pemerintah Singapore melalui logo HCS, sudah  semestinya minyak ini mesti turut hadir di dapur setiap ibu di Indonesia untuk mendukung kesehatan seluruh anggota keluarga.

 

Untuk Informasi Dan Inquiry Produk, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami Setiap Saat.

 



 

 



Selasa, 10 Desember 2019

Desember 10, 2019

Manfaat Minyak Alpukat Green Tosca Dalam Diet Paleo





Diet paleo adalah program diet berdasarkan pola makan yang mirip dengan apa yang telah dilakukan manusia jaman gua, selama era Paleolitik, yaitu era sekitar 2,5 juta hingga 10.000 tahun yang lalu. Diet paleo pada umumnya meliputi pola makan  daging tanpa lemak, ikan, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian, yang adalah makanan  di masa lalu yang dapat diperoleh dengan berburu,  dan meramu. Diet paleo membatasi makanan yang menjadi umum ketika system pertanian muncul sekitar 10.000 tahun yang lalu, meliputi produk susu, kacang-kacangan dan biji-bijian. Tujuan dari diet paleo adalah membiasakan masyarakat kembali ke cara makan  seperti pola makan manusia purba. Alasan dan ide mengapa diet ini dilakukan adalah bahwa tubuh manusia secara genetik tidak cocok dengan diet modern yang muncul dengan adanya praktik pertanian - sebuah ide yang dikenal sebagai discordance hypotesis. Pertanian mengubah apa yang dimakan manusia, dan menjadikan  susu, biji-bijian, dan kacang-kacangan sebagai makanan pokok tambahan dalam makanan manusia. Menurut hipotesis ini, perubahan yang cepat dalam pola makan ini  melebihi kemampuan tubuh untuk beradaptasi. Ketidaksesuaian (discordance)  ini diyakini menjadi faktor yang saat ini berkontribusi terhadap prevalensi obesitas, diabetes dan penyakit jantung.

Peran Minyak Alpukat Green Tosca Dalam Diet Paleo
Minyak alpukat Green Tosca, dikarenakan memiliki sifat alami, tanpa penggunaan pelarut kimia, dan zat additive dalam proses produksinya,  memiliki peranan penting untuk mendukung diet paleo ini. Minyak alpukat Green Tosca dibuat di New Zealand dengan ekstraksi yang mirip dengan minyak zaitun, yaitu extra virgin. Daging alpukat matang ditekan dan cairan atau minyak dikumpulkan. Minyak ini memiliki tekstur yang halus dan lembut, serta rasanya ringan. Apabila ditambahkan ke dalam makanan, rasa makanan tidak akan berubah.  Bukan rahasia lagi bahwa alpukat masuk ke dalam kategori  salah satu makanan paling sehat di alam dan minyak alpukat jelas-jelas menjadi bagian dari  kebaikan bahan makanan tersebut. Hal  ini  bukan hanya menjadi tren makanan terbaru, karena data sejarah  memberi kita pengetahuan tentang sejarawan / pelancong Spanyol abad ke-16 Bernabé Cobo, yang pada tahun 1596, melaporkan penggunaan minyak alpukat dalam memasak.
Minyak alpukat extra-virgin memiliki sebagian besar manfaat yang ditawarkan buah
alpukat dan bahkan telah menerima status sebagai resep obat di Prancis dengan nama produk ASU. ASU adalah ekstrak yang terbuat dari kombinasi ekstrak minyak alpukat dan kedelai, yang digunakan sebagai pengobatan untuk osteoartritis lutut dan pinggul. Telah diteliti secara in vitro dan pada penelitian pada hewan, keduanya telah menunjukkan efek anti-inflamasi dan efek stimulasi pada molekul dalam jaringan ikat. Empat uji klinis acak, double-blind, terkontrol plasebo telah dipublikasikan, dan studi ini menunjukkan bahwa ASU memiliki efek positif pada gejala osteoartritis lutut dan pinggul. Selain berisi kandungan nutrisi yang melimpah, minyak alpukat memiliki titik asap tinggi, sekitar 270’C, sehingga  sangat cocok untuk memasak masakan yang membutuhkan panas tinggi. Jadi, jangan ragu untuk mengganti minyak masak anda dengan minyak alpukat Green Tosca, sehingga anda  akan melihat peningkatan nilai gizi makanan anda.

Manfaat minyak alpukat Green Tosca juga dapat diuraikan menjadi beberapa hal berikut ini :

Mempertahankan Jantung yang Sehat
Minyak alpukat mengandung lemak baik yang tinggi, seperti asam oleat tak jenuh tunggal (asam lemak omega-9). Asam lemak khusus ini memiliki beberapa manfaat kesehatan termasuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Asam lemak ini juga berfungsi sebagai senyawa  anti-inflamasi yang dapat membantu mencegah kerusakan dinding arteri yang secara tidak langsung dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Menurut sebuah penelitian terbaru
, menggunakan  kelinci  sebagai hewan percobaan, dengan membandingkan minyak alpukat dengan minyak zaitun, jagung, dan kelapa, didapati bahwa  minyak alpukat memiliki efek lebih besar pada pengurangan kadar kolesterol.

Mengurangi Gejala Artritis
Seperti disebutkan di atas, para peneliti telah melakukan beberapa studi tentang manfaat kesehatan minyak alpukat, dan telah menemukan bahwa minyak ini dapat mengurangi rasa sakit dan kekakuan pada sendi atau otot yang disebabkan oleh artritis.

Men
jaga Kesehatan Kulit
Minyak alpukat mengandung asam lemak yang sangat bermanfaat bagi kulit dan merupakan senyawa pelembab kulit yang  alami. Minyak ini juga bagus untuk mengurangi gatal dan radang kulit. Banyak orang yang menderita kulit yang sangat kering, psoriasis atau eksim mendapati minyak alpukat memiliki sifat menenangkan. Minyak alpukat juga kaya akan vitamin E, yang bertindak sebagai antioksidan dan mencegah sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Membantu Penyerapan Nutrisi
Beberapa nutrisi seperti vitamin A, dan vitamin D membutuhkan lemak agar dapat diserap oleh tubuh. Selain itu, beberapa antioksidan seperti karotenoid, yang merupakan pigmen yang ditemukan di banyak makanan nabati membutuhkan lemak agar dapat diserap tubuh. Namun, buah-buahan dan sayuran yang kaya karotenoid biasanya rendah lemak. Satu studi kecil menunjukkan bahwa menambahkan minyak alpukat ke salad meningkatkan penyerapan karoten. Peningkatannya sangat besar jika dibandingkan dengan salad tanpa lemak.

Bagi anda yang tengah menjalankan diet paleo, yuk jangan ragu untuk menambahkan minyak alpukat Green Tosca ke dalam diet anda untuk melengkapi diet anda menjadi lebih bernutrisi, sehat, dan bercitarasa. 
 
 

Untuk Informasi Dan Inquiry Produk, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami Setiap Saat.

 


 


Baca Juga :
 





Keyword :

Avocado Oil, Green Tosca, diet paleo

Rabu, 26 Juni 2019

Juni 26, 2019

Mengenal Titik Asap (Smoke Point) Minyak Dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan


Salah satu masalah yang paling banyak diperdebatkan antara minyak zaitun dan minyak sayur lain  adalah titik asap (smoking point). Saat kita menggoreng, minyak yang dipanaskan menjadi  bersuhu antara 160-240 ° C. Pada dasarnya suhu optimal untuk menggoreng adalah sekitar 180 ° C. Temperatur yang lebih rendah biasanya digunakan dalam bentuk memasak lainnya, semisal – memanggang atau membakar. Di negara-negara Asia di mana wajan digunakan untuk menggoreng, ada  kemungkinan suhu yang dicapai  menjadi lebih tinggi dari suhu ini. Pentingnya titik asap dari sudut pandang seorang koki dikemukakan oleh seorang koki di Blenheim, Selandia Baru ketika ditanyai tentang minyak yang ia gunakan untuk menggoreng. Koki ini menggunakan minyak alpukat karena asalan pertama, yaitu titik asapnya yang tinggi, dan kedua ia menyukai rasanya. Ketika ditanya mengapa dia tidak menggunakan beberapa minyak zaitun extra virgin yang diproduksi secara lokal, jawabannya adalah karena dia sangat sibuk di dapur sehingga dia tidak bisa menonton penggorengan sepanjang waktu dan titik asap minyak zaitun yang lebih rendah sering menyebabkan ia menemukan makanan yang disajikan dengan menggoreng menjadi rusak. Dalam hal ini, harga tidak menjadi fakto penentu.

Ada juga persepsi bahwa minyak goreng
yang telah  'terbakar' akan memperburuk terbentuknya  racun, dan dalam beberapa kasus, menyebabkan terbentuknya zat penginduksi kanker. Beberapa produk samping  yang terbentuk dari lemak dan minyak yang dipanaskan hingga suhu tinggi dalam waktu lama adalah peroksida, aldehida, keton, dan hidroperoksida dapat memiliki efek toksik. Beberapa senyawa  mudah menguap, diantaraya  aldehida dan keton, sehingga senyawa tersebut tidak masuk ke dalam makanan, namun senyawa yang lain tidak diserap oleh usus.

Asap kebiruan yang
muncul pada titik asap adalah merupakan perwujudan  aldehid  acrolein, hasil dari pemecahan gliserol yang terkait dengan trigliserida (lemak). Titik asap menandai awal dari degradasi nutrisi,  dan rasa dan produksi radikal bebas. Keberadaan  anti-oksidan membantu mencegah hal ini dan meningkatkan titik asap.



Fat
Quality
Smoke Point

420°F
216°C

520°F
271°C

350°F
177°C
Expeller Press
464°F
240°C
Canola oil
High Oleic
475°F
246°C
Canola oil
Refined
470°F
240°C
Unrefined
350°F
177°C
Coconut oil
Refined
450°F
232°C
Unrefined
320°F
160°C
Corn oil
Refined
450°F
232°C

420°F
216°C
Unrefined
225°F
107°C
Ghee (Indian Clarified Butter)

485°F
252°C

420°F
216°C

430°F
221°C

330°F
165°C

370°F
182°C

413°F
210°C
Extra virgin
375°F
191°C
Olive oil
Virgin
420°F
216°C
Olive oil
Pomace
460°F
238°C
Olive oil
Extra light
468°F
242°C
Olive oil, high quality (low acidity)
Extra virgin
405°F
207°C
Difractionated
455°F
235°C[1]
Unrefined
320°F
160°C
Peanut oil
Refined
450°F
232°C

490°F
254°C
Unrefined
225°F
107°C
Safflower oil
Semirefined
320°F
160°C
Safflower oil
Refined
510°F
266°C
Unrefined
350°F
177°C
Sesame oil
Semirefined
450°F
232°C
Unrefined
320°F
160°C
Soybean oil
Semirefined
350°F
177°C
Soybean oil
Refined
450°F
232°C
Unrefined
225°F
107°C
Sunflower oil
Semirefined
450°F
232°C
Sunflower oil, high oleic
Unrefined
320°F
160°C
Sunflower oil
Refined
450°F
232°C

485°F
252°C

360°F
182°C
Unrefined
320°F
160°C
Walnut oil
Semirefined
400°F
204°C



Daftar perbandingan titik asap yang diberikan di atas adalah dari Wikepedia. Sumber lain mengkonfirmasi angka yang serupa  dengan perbedaan beberapa derajat dengan  angka-angka ini.

Anda akan perhatikan bahwa minyak
hasil penyulingan (refined) cenderung meningkatkan titik asap karena kotoran (impurities) dan asam lemak bebas dihilangkan. Karenanya, minyak zaitun 'ekstra light' yang dimurnikan memiliki titik asap lebih tinggi daripada minyak zaitun extra virgin. Selain itu, bahan baku menentukan titik asap minyak tersebut. Minyak biji rami (flaxseed) memiliki titiak asap yang rendah (107’C) sehingga tidak disarankan digunakan untuk menggoreng, namun hanya digunakan sebagais alad dressing, dan marinade. Minyak flaxseed memiliki titik asap yang rendah dikarenakan kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi (sebesar 60%) sehingga mudah untuk terurai ketika terkena panas tinggi dan meghasilkan senyawa peroksida.

Selain itu, tabel tersebut diatas  menunjukkan bahwa minyak zaitun extra virgin (evoo) berkualitas tinggi memiliki titik asap lebih tinggi daripada evoo berkualitas lebih rendah - karena adanya lebih banyak anti-oksidan dan kadar asam lemak bebas yang rendah. Akan tetapi, impurities yang terbuang pada proses refinery minyak  pada dasarnya merupakan nutrisi, sehingga minyak hasil rafinasi lebih rendah dalam kandungan nutrisi seperti vitamin, ataupun senyawa bioaktif seperti polifenol dan fitokimia yang berasal dari bahan mentah minyak tersebut. Pada dasarnya, ketika menggoreng, beberapa vitamin yang penting untuk kesehatan, seperti tokoferol (termasuk Vitamin E) menjadi rusak  atau dinonaktifkan pada suhu 180 ° C sementara fenol (anti oksidan seperti komponen pahit oleuropein) lebih tahan terhadap panas dan akan dipertahankan pada suhu yang lebih tinggi. Singkatnya pada titik asap, dengan menggoreng pada suhu ideal sekitar 180 ° C sebagian minyak  berkualitas tinggi baik-baik saja, dan ada tambahan atribut kesehatan. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah ketika menggoreng, hanya sedikit minyak menembus makanan dan bahkan jika titik asap terlampaui, racun yang terbentuk tidak mungkin masuk ke dalam komponen yang dimakan dalam jumlah berapapun. Meniriskan  makanan setelah menggoreng untuk menghilangkan minyak eksternal juga mengurangi asupan toksin jika titik asap telah terlampaui.


Titik asap minyak menentukan bagaimana minyak seharusnya diaplikasikan dalam  memasak makanan untuk mendapatkan nilai kesehatan optimal bagi konsumen. Setiap jenis minyak memiliki titik asap yang berbeda-beda sehingga konsumen semestinya mengetahui titik asap minyak tersebut untuk digunakan dalam memasak.

Untuk Inquiry Atau Informasi Seputar Produk, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami Setiap Saat.